AYIM5Matras Olah Sampah adalah kegiatan paska program (Post Program Activity/PPA) yang dilakukan oleh Primalita Putri Distina, delegasi Babel di ICYEP 2014, pada bulan Juni 2015.

Berawal dari kekhawatirannya terhadap banyaknya sampah yang berserakan di sepanjang area pantai Matras serta desa Matras, Primalita akhirnya memutuskan untuk menjalankan Matras Olah Sampah (MOS) dengan tujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengolahan sampah yang efektif khususnya masyarakat yang ada di desa Matras, Sungailiat, Bangka.

Program MOS ini dilakukan dalam beberapa tahapan yaitu:

  1. BBM/Bersih Bersih Matras.
  2. KOMPAS/Workshop Kompos Matras

Kegiatan pertama, BBM, dilakukan pada hari Minggu, 07 Juni 2015 di desa Matras. Kegiatan ini dilakukan dengan melibatkan beberapa unsur seperti masyarakat Matras, pihak Kelurahan Matras, KOPHI Babel, Duta Lingkungan Hidup Pangkalpinang, mahasiswa-mahasiswa UBB & Polman serta pemuda setempat.

Pada kegiatan ini, partisipan kegiatan membersihkan wilayah desa Matras khususnya di area lapangan bola yang merupakan salah satu sarana publik yang krusial bagi masyarakat setempat. Selain membersihkan sampah di area tersebut, partisipan juga diajak memilah-milah sampah kedalam dua jenis; organik dan non organik.

Selanjutnya, Primalita melaksanakan kegiatan kedua yang merupakan tindak lanjut dari kegiatan pertama, yaitu Workshop Kompos Matras/KOMPAS pada 14 Juni 2015. Kegiatan ini diikuti oleh banyak partisipan dari beberapa komunitas, seperti Kelompok Wanita Tani Matras, PKK Matras, Kelurahan Matras, Kurma Al-Fatih, PCMI Babel dan juga pemuda setempat. Pemateri pada kegiatan tahap dua ini adalah Iqal Zamzami dari Yayasan Sayang Babel Kita. Workshop ini-pun dilengkapi dengan  praktek langsung membuat kompos yang kemudian dilanjutkan dengan pembagian 300 bibit Kakao kepada masyarakat Desa Matras dari Yayasan Sayang Babel Kite.

Melalui rangkaian program ini, Primalita berharap masyarakat dapat lebih memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan terlebih lagi desa Matras merupakan kawasan wisata yang selalu dikunjungi masyarakat.

Saat ini, dirinya sedang merancang beberapa rencana untuk melanjutkan PPA-nya agar dapat lebih berkesinambungan dengan melibatkan beberapa komunitas yang fokus kepada penanganan sampah dan kebersihan lingkungan di Bangka.

This slideshow requires JavaScript.

Advertisements